Aliansi Mahasiswa Bidik Misi, STP Sibolga Datangi Polres Sibolga Minta kasus Penggelapan Dana Bidikmisi Diselesaikan

Aliansi Mahasiswa Bidik Misi, STP Sibolga Datangi Polres Sibolga Minta kasus Penggelapan Dana Bidikmisi Diselesaikan

08/10/2021 0 By Redaktur 2

Aliansi Mahasiswa Bidik Misi, STP Sibolga Datangi Polres Sibolga Minta kasus Penggelapan Dana Bidikmisi Diselesaikan

 

Sibolga | Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam kelompok aliansi Mahasiswa Bidik Misi, Sekolah Tinggi Perikanan (STP) Sibolga mendatangi kantor Kepolisian Resort Kota Sibolga untuk menyampaikan aspirasi dan menuntut agar kasus penipuan dan penggelapan dana Bidik Misi segera diselesaikan, Kamis (7/10).

 

Aliansi tersebut dipimpin oleh Febriman Laowo sebagai Kordinator, dan didampingi oleh sejumlah orangtua murid dan juga dosen yaitu Januar Siregar bersama Henry Sinaga. Jumlah mahasiswa yang hadir 16 orang terdiri dari 12 orang korban penipuan dan penggelapan dana bidik misi sedangkan 4 orang lain adalah anggota Organisasi Forum mahasiswa Perikanan Sibolga.

 

Kordinator aksi Yofi Sihotang mengatakan bahwa awalnya mereka berencana melaksanakan aksi dan ingin menyampaikan aspirasi melalui aksi unjuk rasa. Namun atas permintaan pihak kepolisian dalam situasi pandemi dan kebersediaannya pihak polres untuk menerima kunjungan mahasiswa dan mendengarkan aspiasi secara terbuka dan dalam bentuk diskusi, maka aksi tersebut berubah menjadi silahturahmi serta pemberian dukungan kepada pihak kepolisian untuk segera menyelesaikan kasus tersebut.

 

“Kami beri apresiasi yang setinggi-tingginya kepada pihak kepolisian resort Sibolga yang begitu welcome kepada kita mahasiswa dan memberikan ruang kepada kita untuk menyampaikan aspirasi secara tertib dan ber etika. Kami sangat berharap agar kasus ini segera dituntaskan, dan terlapor segera dinaikkan statusnya sebagai tersangka,” kata Yovi Sihotang.

 

Dalam pertemuan itu Ester dan Tiara Suryani menyampaikan harapannya agar kasus ini segera diselesaikan. Pasalnya sejak kasus ini dilaporkan ke pihak kepolisian, begitu banyaknya tekanan dan intimidasi yang mereka dapatkan dari terlapor.

 

Usai menyampaikan aksi, Mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Bidik Misi foto bersama dengan Wakapolres Kompol Ronson Sihombing, SH, kasat Reskrim AKP D Harahap, dan kasat intelkam, AKP Agus Adhitama.

 

“Kami sangat memohon kepada pihak kepolisian agar kasus ini segera dituntaskan, banyak ancaman, intimidasi yang kami terima,” kata Tiara Suryani sambil meneteskan air mata. Dan ungkapan tersebut juga dikatakan oleh Ester.

 

Febriman Laowo salah satu mahasiswa penerima bidik misi juga menambahkan bahwa pihak mahasiswa juga sudah menyiapkan bukti bukti baru berupa rekaman dan berkas berkas yang ada.

 

 

Kehadiran mahasiswa tersebut disambut baik oleh pihak kepolisian, Kapolres Sibolga AKBP Taryono yang diwakili oleh Wakapolres Kompol Ronson Sihombing, S.H. didampingi Kasat Reskrim AKP D. Harahap dan kasat Intelkam AKP Agus Aditama menjelaskan bahwa pihaknya sebagai Kepolisian negara Republik Indonesia dalam kasus ini bertindak secara profesional. Dan memastikan kasus ini berjalan sebagaimana mestinya tanpa ada intervensi dari pihak manapun.

 

“Kita dari polisi profesional. Apalagi menyangkut kasus ini. Hanya saja kita memang butuh waktu untuk melengkapi bukti bukti dan juga mendengarkan keterangan saksi. Untuk itu kami sangat mengharapkan dukungan dari mahasiswa agar mendukung kita, kalau dipanggil dan diminta keterangan jangan takut, hadiri dan berikan keterangan yang benar. Kalau ada ancaman dan intimidasi dari pihak pihak tertentu, silahkan buat laporan, supaya kita proses secara hukum,” pungkas Wakapolres Sibolga Kompol Ronson Sihombing, S.H. (Petrus)