Bupati Dolly Pasaribu Terima Kunjungan Kerja Pemkab Aceh Tenggara

Bupati Dolly Pasaribu Terima Kunjungan Kerja Pemkab Aceh Tenggara

21/10/2021 0 By Redaktur 1

TAPSEL I Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) Dolly Pasaribu menerima dan menyambut kunjungan kerja (Kunker) jajaran Pemkab Aceh Tenggara di ruang rapat Bupati, Senin (18/10/2021).

Rombongan kunker tersebut terdiri dari Staf Ahli Bupati Bidang Keistimewaan Aceh, SDM dan Kerja Sama Pemkab Aceh Tenggara Bahagia Wati, Ketua DPRK Kabupaten Aceh Tenggara Deny, anggota DPR Aceh Ali Basyar dan anggota DPR RI Daerah Pemilihan Aceh I Salim Fachry.

Bupati Dolly Pasaribu dalam sambutannya menyampaikan, pertemuan itu digelar dalam rangka studi komparasi guna mengetahui dan menambah wawasan serta pengetahuan terkait berbagai hal yang diterapkan di Pemkab Tapsel dalam berbagai bidang. Kemudian juga menjadi ajang untuk mempererat silaturahmi dan persahabatan antara Pemkab Tapsel dan Pemkab Aceh Tenggara.

Dolly menceritakan, pada suatu waktu, ayahnya almarhum Panusunan Pasaribu pernah dijamu dengan demikian hangat di Aceh Tenggara. Almarhum pernah diarak keliling Kutacane dengan mengendarai kuda, sehingga almarhum diangkat menjadi warga kehormatan Kutacane.

Dolly berharap, kedekatan dan keakraban itu dapat terus berlanjut.

“Momentum ini juga untuk saling berbagi informasi, inovasi, wawasan dan pengetahuan, serta sama-sama belajar demi kemajuan bersama, sehingga tercapai hasil positif sebagaimana yang kita harapkan bersama,” ujar Dolly.

Sementara Staf Ahli Bupati Bidang Keistimewaan Aceh, SDM dan Kerja Sama Pemkab Aceh Tenggara Bahagia Wati mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Tapsel yang telah menerima jajaran Pemkab Aceh Tenggara dalam rangka silaturahmi dan kunjungan kerja study banding terkait pembangunan, baik di bidang organisasi maupun di bidang sistem pelayanan publik di Kabupaten Tapsel.

Bahagia Wati mengutarakan, Aceh Tenggara bisa dikatakan miniaturnya Indonesia. Sebab, sedikitnya ada 11 etnis dan suku yang bermukim di Aceh Tenggara.

“Di Aceh Tenggara juga kehidupan beragama dan sosialnya berlangsung secara harmonis,” pungkas Bahagia Wati.

Bahagia Wati menyebutkan, pihaknya juga selama ini kerap mendengar tentang Kantor Bupati yang terindah, terbaik dan terbagus itu ada di Kabupaten Tapsel. Bahkan begitu sampai ke Tapsel, jajaran Pemkab Aceh Tenggara langsung berswafoto di Kantor Bupati Tapsel. Pihaknya juga memuji keindahan Masjid Agung Syahrun Nur Komplek Perkantoran Bupati Tapsel.

“Kemudian kami share (foto) dan kami kirim ke Kutacane (Aceh Tenggara). Jadi supaya saudara-saudara yang di Kutacane juga melihat, inilah Kantor Bupati Tapsel yang selama ini cuma kita dengar hanya namanya saja, tapi kami sudah terlebih dahulu ke mari,” puji Bahagia Wati.

Bahagia mengaku, pihaknya ingin banyak berbincang dengan Bupati Tapsel agar nanti ketika pulang ke Aceh Tenggara, dapat membawa hal positif yang dapat membawa ke arah perubahan yang lebih baik. Intinya Pemkab Aceh Tenggara ingin mengambil pelajaran di Kabupaten Tapsel walau hanya sebentar.

“Mudah-mudahan yang sebentar itu dapat kami bawa ke Kutacane sebagai oleh-oleh dari Kantor Bupati Tapsel,” tuturnya. (Rel/Borneo)