Sukseskan Pembelajaran Modern, Darul Mursyid Gelar Coaching Experience

Sukseskan Pembelajaran Modern, Darul Mursyid Gelar Coaching Experience

13/01/2022 0 By Redaktur 1

TAPSEL I Pesantren Modern Unggulan Terpadu “Darul Mursyid” (PDM) beralamat di Sidapdap Simanosor, Kecamatan Saipar Dolok Hole (SDH), Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Sumatera Utara (Sumut) menggelar Coaching Experience untuk mensukseskan pembelajaran abad 21 di aula pesantren setempat pada tanggal 6-7 Januari 2022.

Wakil Direktur Bidang Akademik PDM, Ahmad Suhaeli Pulungan MPd sekaligus Ketua Panitia Coaching Experience, Senin (10/1/2022) mengatakan, pelatihan ini dimaksudkan agar para pendidik di Pesantren Darul Mursyid dapat mendorong peserta didik untuk menerapkan kemampuan komunikasi, kolaborasi, berpikir dan kreatif dalam proses belajar mengajar.

Lebih lanjut Ahmad Suhaeli menyatakan, dengan adanya program coaching bisa membuka potensi diri untuk memaksimalkan kemampuan seseorang dalam mengenali dirinya serta bisa menggali potensi yang ada.

“Dalam dunia pendidikan, program coaching merupakan salah satu metode yang efektif untuk melaksanakan pembelajaran modern untuk membina karakter anak didik. Dengan metode ini, pendidik dapat mendorong peserta didik untuk menerapkan kemampuan komunikasi, kolaborasi, berpikir dan kreatif,” ujar Ahmad Suhaeli.

Suhaeli yang juga salah satu guru senior PDM ini mengemukakan, program coaching di Pesantren Darul Mursyid sebenarnya sudah lama berjalan yang awalnya langsung dibina oleh lembaga parenting ternama yaitu Griya Parenting Indonesia yang diasuh oleh seorang Master Trainer parenting, penulis sekaligus Direktur Griya Parenting Indonesia, Miftahul Jinan MPd.I.

“Alhamdulillah dalam pelaksanaan pelatihan itu banyak muncul trainer-trainer coaching baru dari guru-guru Pesantren Darul Mursyid, di antaranya Hendra Irwandi, Nurhalimah Rambe, M Nuski Pulungan dan Irmawan Mukmin,” ungkap Suhaeli.

Suhaeli yang juga salah satu tim parenting Pesantren Darul Mursyid menyebutkan, tim coach yang dimiliki Pesantren Darul Mursyid ke depan akan banyak menciptakan trainer-trainer baru yang siap untuk memberikan pelayanan pendidikan pada generasi sekarang.

“Insya Allah ke depan Darul Mursyid komitmen untuk terus berinovasi dalam hal proses belajar mengajar, sekaligus menyusun tim coach dari Darul Mursyid. Contoh pada pelatihan ini, tim coach kami sudah bisa memulai melakukan coaching terhadap rekan-rekan sesama guru dan karyawan Darul Mursyid,” sebut Suhaeli.

Kepala MTs PDM, Hendra Irwandi yang juga salah satu tim coach menceritakan pengalamannya saat pertama kali sebagai trainer coaching, banyak hal positif didapatkannya.

“Alhamdulillah dengan mengikuti program coaching baik sebagai peserta maupun sebagai pemateri banyak membawa hal-hal positif kepada diri saya, seperti memiliki motivasi yang tinggi untuk terus belajar, menggali potensi diri, menghargai pendapat orang lain dan masih banyak lagi manfaat yang bisa kita ambil dari program ini,” ucap Hendra Irwandi.

Direktur PDM, Yusri Lubis menyampaikan dukungannya terhadap para guru untuk mengikuti coaching di Pesantren Darul Mursyid sampai tuntas.

“Insya Allah ke depan tim coach Darul Mursyid siap untuk menghadapi pembelajaran modern. Dengan program ini diharapkan nantinya mereka bisa melahirkan generasi umat Islam yang tidak hanya unggul dalam bidang sains, tetapi harus bisa menjadi sosok pemimpin yang bijak, cerdas dan berkarakter,” papar Yusri.

Yusri yang juga guru paling senior di PDM ini mengutarakan, salah satu konsekuensi dari Pesantren Darul Mursyid sebagai Pesantren Modern yang siap untuk menghadapi segala perubahan untuk sebuah kemajuan, semua personilnya harus bisa menjadi yang terbaik untuk memberikan pembelajaran dan pelayanan pendidikan terbaik bagi anak didik.

Dengan program coaching, terang Yusri, maka guru dan karyawan dapat lebih memahami visi dan misi Pesantren Darul Mursyid, khususnya yang berhubungan dengan dunia pendidikan.

“Jadi, guru dan karyawan akan lebih memahami tugasnya masing-masing. Para guru dan karyawan juga akan mendapatkan wawasan mengenai apa yang harus dilakukan agar kinerjanya meningkat,” tutur Yusri.

Terpisah, Ketua Umum Yayasan Pendidikan Haji Ihutan Ritonga (YASPENHIR), Jafar Syahbuddin Ritonga (JSR), pembina PDM juga sangat mendukung program coaching ini.

“Insya Allah banyak memberi dampak positif untuk kemajuan Pesantren Darul Mursyid,” ujar Jafar Syahbuddin.

JSR mengatakan, program ini sangat baik untuk personil guna menambah wawasan dan ilmu pengetahuan sehingga bisa mengenal kelemahan yang ada dalam diri. Dengan semakin banyak mengenal kelemahan diri, tentu akan lebih banyak berbuat untuk menutupi kelemahan itu.

“Kita tidak akan berhenti untuk kemajuan pendidikan. Pesantren Darul Mursyid harus terus melakukan inovasi-inovasi sekaligus pembaharuan demi tercapainya tujuan yaitu menjadi pusat kejayaan sains dan peradaban Islam di Sumatera Bagian Tenggara,” pungkas JSR, alumni S3 USM Malaysia ini. (Borneo)