Memperingati Hari Lingkungan hidup  FGAP Bersama Siswa SMP Laksanakan Penanaman Sejuta Pohon

Memperingati Hari Lingkungan hidup FGAP Bersama Siswa SMP Laksanakan Penanaman Sejuta Pohon

08/06/2022 0 By Redaktur 3

Sibolga | Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang biasanya jatuh pada tanggal 5 Juni setiap tahunnya, LSM Lingkungan Fransiskus Green Action Pandan (FGAP) bersama dengan siswa siswi SMP Fransiskus Pandan melaksanakan penanaman sejuta Pohon di lokasi pegunungan milik Kongregasi Suster SCMM Sibolga, Senin (6/6/2022).

 

Ketua LSM Lingkungan Fransiskus Green Action Pandan, Johannes Sihotang menjelaskan bahwa, sebagai guru sekaligus aktivis dan pemerhati lingkungan, dirinya merasa terpanggil untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat umum yang dimulai dari siswa siswi nya akan kesadaran pentingnya penghijauan. Dimana pepohonan merupakan salah satu sumber kehidupan. Penghasil Oksigen. Dan tak jarang Hutan disebut juga paru paru dunia.

 

“Melihat kondisi alam yang semakin hari semakin memprihatinkan, penebang pohon secara liar pembangunan disana sini membuat kehijauan alam semakin terkisis. Pada 5anggal 5 Juni, setiap tahun ada peringatan hari lingkungan hidup Internasional oleh PBB. Dimana Setiap pemerintah menyelenggarakan penanaman dam perawatan Lingkungan hidup di negara masing-masing, di Provinsi serta Kabupaten kota masing-masing. Nah momen ini juga yang kit manfaatkan untuk dalam kelompok sosial kemasyarakatan komunitas untuk memberikan penyadaran pentingnya pelestarian lingkungan berkelanjutan,” kata Johannes.

 

Lebih lanjut Johannes mengatakan, “Sebagai guru dan pemerhati lingkungan di Pandan, Saya tergerak hati untuk memberikan penyadaran Lingkungan kepada siswa siswi binaan sejak 1 dekada lalu. Dalam hal ini SMP Fransiskus. Dan hari ini kami sudah janji dengan seorang tamu yang seharusnya datang di tempat namun berhalangan untuk melihat situasi bukit santa Maria yang menjadi lokasi pelestarian. Lokasi ini milik kongregasi suster SCMM Sibolga seluas 12 Hektar namun baru sekitar 4 hektar yang dapat ditanami dengan komoditi buah buahan yaitu Durian kampung, durian Montong, rambutan, mangga, manggis, alpokat dan lain lain.

 

Pada kesempatan itu juga Johannes berharap kesadaran akan pentingnya kelestarian lingkungan hidup semakin tumbuh dan berkembang dalam diri seluruh masyarakat Indonesia khususnya di wilayah kabupaten Tapanuli Tengah. (Petrus)