Paspor Berlaku 10 Tahun, Kepala Kantor Imigrasi Sibolga : Tidak Hanya di Imigrasi Sibolga Namun Berlaku Juga di UKK Gunungsitoli dan Mandailing Natal

Paspor Berlaku 10 Tahun, Kepala Kantor Imigrasi Sibolga : Tidak Hanya di Imigrasi Sibolga Namun Berlaku Juga di UKK Gunungsitoli dan Mandailing Natal

14/10/2022 0 By Redaktur 3

SIBOLGA | Direktorat Jenderal Imigrasi resmi menetapkan Paspor RI dengan masa berlaku paling lama 10 Tahun terbit mulai Rabu (12/10/2022).

Penerapan masa berlaku paspor yang baru ini didasarkan pada Pasal 2A Peraturan Menteri Hukum dan HAM RI (Permenkumham) Nomor 18 Tahun 2022 yang diundangkan di Jakarta pada Kamis, 29 September 2022 lalu.

“Kita patut bersyukur, permohonan yang diajukan mulai 12 Oktober 2022 masa berlaku paspor sudah 10 tahun diterbitkan, namun untuk permohonan yang diajukan sebelumnya tidak berlaku,” kata Kepala Kantor Imigrasi Sibolga Saroha Manullang, Jumat  (14/10/2022).

Saroha menjelaskan, paspor 10 tahun ini akan berlaku untuk masyarakat berusia 17 tahun ke atas atau sudah menikah. Selain kategori tersebut, paspor diberikan untuk jangka waktu 5 tahun.

Lanjut Saroha, khusus bagi Anak Berkewarganegaraan Ganda (ABG), masa berlaku paspor juga akan menyesuaikan dengan jangka waktu hingga sang anak diwajibkan memilih kewarganegaraannya. Sebagai contoh, apabila usia ABG adalah 18 (delapan belas) tahun saat penggantian paspor, maka masa berlaku paspor menjadi 3 (tiga) tahun atau hingga Ia menginjak usia 21 (dua puluh satu) tahun. Usia tersebut merupakan batas maksimal ABG untuk menentukan kewarganegaraannya.

Saroha juga mengatakan, saat ini aturan mengenai biaya Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) paspor sedang dalam pembahasan dengan melibatkan stakeholder terkait. Masyarakat masih akan membayar biaya yang sama dengan sebelumnya, yaitu Rp 350.000,- untuk paspor biasa nonelektronik dan Rp 650.000,- untuk paspor biasa elektronik. Biaya permohonan paspor ini berlaku hingga peraturan berikutnya diterbitkan kemudian.

Sambung Saroha, ketentuan ini berlaku di Kantor Imigrasi di seluruh Indonesia. Selain di Kantor Imigrasi Sibolga, ketentuan ini juga berlaku di Unit Kerja Keimigrasian (UKK) Gunungsitoli dan Mandailing Natal.

“Untuk persyaratan pengurusan paspor juga tidak ada perubahan,” ucap Saroha.

Saroha juga menyampaikan bahwa Kantor Imigrasi Sibolga merupakan salah satu Unit Kerja yang diusulkan untuk meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) Tahun 2022.

“Dengan berbagai inovasi pelayanan yang telah kami hadirkan kepada masyarakat, pada intinya Imigrasi Sibolga siap memberikan pelayanan terbaik dengan melayani sepenuh hati,” terangnya. (Freddy A Pardosi)